Departemen Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro (UNDIP), kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung internasionalisasi pendidikan melalui penyelenggaraan rangkaian World Class University 2026: UNDIP Global Classroom (UGC) 2026 bekerja sama dengan Universiti Malaysia Pahang Al-Sultan Abdullah (UMPSA), Malaysia. Kegiatan ini menghadirkan Assoc. Prof. Ts. Dr. Herma Dina Binti Setiabudi sebagai narasumber utama dalam dua sesi kuliah internasional yang membahas perkembangan terkini di bidang nanomaterial dan material komposit.
UNDIP Global Classroom (UGC) I yang diselenggarakan pada Jumat, 22 Mei 2026 secara daring melalui Zoom Meeting mengangkat tema nanomaterial, salah satu bidang material maju yang mengalami perkembangan pesat baik dalam riset maupun aplikasinya. Dalam pemaparannya, Assoc. Prof. Ts. Dr. Herma Dina Binti Setiabudi memperkenalkan mahasiswa pada konsep dasar nanomaterial, mulai dari definisi, sejarah perkembangan, hingga komponen-komponen penyusunnya. Materi kemudian dilanjutkan dengan pembahasan mengenai karakteristik nanokristal, termasuk pengaruh ukuran partikel terhadap sifat fisik dan kimia material, serta berbagai sifat penting nanomaterial seperti sifat mekanik, sifat listrik, dan karakteristik tekanan uap yang membedakannya dari material konvensional. Selain itu, mahasiswa juga memperoleh wawasan mengenai berbagai jenis nanomaterial yang banyak digunakan dalam dunia penelitian dan industri, antara lain nanofiber, nanoplate, graphene, dan carbon nanotube, beserta potensi pemanfaatannya dalam bidang energi, lingkungan, kesehatan, dan teknologi manufaktur.
UNDIP Global Classroom (UGC) I yang diselenggarakan pada Jumat, 22 Mei 2026 secara daring melalui Zoom Meeting mengangkat tema nanomaterial, salah satu bidang material maju yang mengalami perkembangan pesat baik dalam riset maupun aplikasinya. Dalam pemaparannya, Assoc. Prof. Ts. Dr. Herma Dina Binti Setiabudi memperkenalkan mahasiswa pada konsep dasar nanomaterial, mulai dari definisi, sejarah perkembangan, hingga komponen-komponen penyusunnya. Materi kemudian dilanjutkan dengan pembahasan mengenai karakteristik nanokristal, termasuk pengaruh ukuran partikel terhadap sifat fisik dan kimia material, serta berbagai sifat penting nanomaterial seperti sifat mekanik, sifat listrik, dan karakteristik tekanan uap yang membedakannya dari material konvensional. Selain itu, mahasiswa juga memperoleh wawasan mengenai berbagai jenis nanomaterial yang banyak digunakan dalam dunia penelitian dan industri, antara lain nanofiber, nanoplate, graphene, dan carbon nanotube, beserta potensi pemanfaatannya dalam bidang energi, lingkungan, kesehatan, dan teknologi manufaktur.
Sementara itu, UNDIP Global Classroom (UGC) II yang dilaksanakan pada Jumat, 5 Juni 2026 berfokus pada pembahasan material komposit, yang merupakan salah satu material rekayasa penting dalam pengembangan teknologi modern karena memiliki kombinasi sifat mekanik yang unggul, bobot yang ringan, dan fleksibilitas desain yang tinggi. Pada kesempatan tersebut, Dr. Herma Dina menjelaskan karakteristik material komposit serta berbagai faktor yang memengaruhi proses manufakturnya. Mahasiswa juga mempelajari klasifikasi material komposit berdasarkan fase matriks, jenis penguat (reinforcement), dan struktur material yang digunakan. Selain aspek teoritis, narasumber turut memaparkan proses sintesis material komposit serta berbagai penerapannya di sektor konstruksi, transportasi, manufaktur, hingga teknologi berkelanjutan. Melalui materi tersebut, mahasiswa memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai bagaimana pemilihan matriks dan penguat dapat memengaruhi performa akhir suatu material komposit sesuai kebutuhan aplikasinya.Kedua kegiatan berlangsung secara interaktif dan mendapat antusiasme tinggi dari mahasiswa. Diskusi yang berlangsung setelah pemaparan materi memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memperdalam pemahaman mengenai perkembangan teknologi material sekaligus memperoleh perspektif internasional dari akademisi yang aktif dalam bidang penelitian material dan teknik kimia.
Melalui penyelenggaraan UNDIP Global Classroom 2026, Departemen Teknik Kimia FT UNDIP terus memperluas kolaborasi akademik internasional sekaligus memperkaya pengalaman belajar mahasiswa melalui paparan langsung dari pakar luar negeri. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas akademik sivitas akademika UNDIP serta mendukung upaya pencapaian visi universitas sebagai institusi pendidikan tinggi berkelas dunia yang unggul dalam pendidikan, penelitian, dan kolaborasi global.