Mahasiswa Teknik Kimia Universitas Diponegoro kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat internasional. Tim yang terdiri atas Daliansyah Pratama, Rindianti Rahayu, dan Zafika Al Jana berhasil meraih 3rd Winner of Essay Competition pada ajang I-CHALLENGE 2026 yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia Universitas Brawijaya.
I-CHALLENGE 2026 merupakan kompetisi inovasi dan akademik berskala internasional yang menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menghadirkan gagasan dan solusi berkelanjutan bagi masa depan industri dan lingkungan. Pada tahun ini, kompetisi mengusung tema “Optimization of Green Process through Circular Resources towards Regenerative Future”, yang mendorong peserta untuk mengembangkan inovasi berbasis ekonomi sirkular dan teknologi hijau.
Puncak rangkaian kegiatan I-CHALLENGE 2026 diselenggarakan pada 9–10 Mei 2026 di Universitas Brawijaya dan Malang Creative Center (MCC), Malang. Kompetisi terdiri atas tiga kategori utama, yaitu Industry Case Analysis Competition (ICAC), Business Product and Design Competition (BPDC), dan Essay Competition (EC). Dalam kategori Essay Competition, peserta ditantang untuk menyusun karya ilmiah yang menawarkan solusi inovatif terhadap berbagai tantangan industri dan lingkungan melalui pendekatan yang berkelanjutan.
Pada kompetisi ini, tim Teknik Kimia UNDIP berhasil memperoleh penghargaan Juara III melalui karya inovatif berjudul “Synergy of EFB-Based Aminated Lignin/Alginate Hydrogel Carrying Bacillus sp. and Slow Release Ammonium Phosphate for Post-Fire Peatland Restoration.” Gagasan tersebut mengintegrasikan pemanfaatan limbah tandan kosong kelapa sawit (EFB), material hidrogel berbasis lignin dan alginat, mikroorganisme, serta pupuk lepas lambat untuk mendukung restorasi lahan gambut pascakebakaran secara berkelanjutan.
Prestasi ini menjadi bukti kemampuan mahasiswa Teknik Kimia UNDIP dalam menghasilkan solusi inovatif yang tidak hanya memiliki dasar ilmiah yang kuat, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap isu lingkungan global. Keberhasilan tersebut sekaligus mencerminkan komitmen mahasiswa dalam mengembangkan penelitian dan inovasi yang selaras dengan prinsip keberlanjutan.
Mewakili tim, para mahasiswa menyampaikan bahwa perjalanan selama mengikuti kompetisi ini memberikan pengalaman yang sangat berharga. Berbagai dinamika mulai dari kebahagiaan, tekanan, kepanikan, hingga antusiasme menjadi bagian dari proses yang mereka lalui bersama. Meskipun berlangsung dalam waktu yang relatif singkat, I-CHALLENGE 2026 meninggalkan kesan mendalam dan menjadi salah satu pengalaman yang akan selalu dikenang. Tim juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, semangat, serta kebersamaan selama proses kompetisi berlangsung.
Departemen Teknik Kimia Universitas Diponegoro menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas pencapaian yang diraih. Diharapkan prestasi ini dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya, berinovasi, dan mengharumkan nama Teknik Kimia UNDIP di tingkat nasional maupun internasional.