KOLABORASI MAHASISWA DAN NGO DALAM MITIGASI PERUBAHAN IKLIM DI LINGKUNGAN KAMPUS

“Hal yang dapat kita lakukan dalam mitigasi iklim adalah dengan mengurangi emisi karbon” Ucap Elinna Putri Handayani selaku Ketua Yayasan Langkah Berkelanjutan Indonesia. Pernyataan tersebut disampaikan dalam forum yang bertepatan dengan peringatan Hari Bumi 2026 dengan topik “Nature for Future”. Kegiatan yang berlangsung di Gedung C Departemen Teknik Kimia mengajak mahasiswa untuk berkontribusi nyata pada pengurangan emisi karbon melalui Solusi berbasis alam (NbS). Kegiatan ini secara tidak langsung mendukung tujuan Pembangunan berkelanjutan tujuan 13 (Climate Action) melalui edukasi mitigasi perubahan iklim dan aksi penyerapan karbon. Selain itu, Elinna Putri Handayani menyebutkan dampak emisi karbon yang terlepas ke lingkungan dari berbagai sektor dapat berakibat fatal. Hal tersebut makin diperparah dengan adanya kegiatan deforestasi, pembuangan limbah tak bertanggung jawab, pertambangan, penggunaan bahan bakar fosil. Adanya kegiatan tersebut akan mengganggu ekosistem sekitar, sebagai contoh hilangnya ruang terbuka hijau, banjir disertai lumpur, penurunan muka tanah, krisis air baku, dan lain sebagainya.

Dalam mengatasi kerusakan lingkungan yang sudah terjadi, aksi nyata yang dapat dilakukan adalah dengan pemulihan dan pengembalian fungsi lahan. Adapun upaya yang telah dilakukan oleh Langkah Berkelanjutan Indonesia dalam mengembalikan fungsi lahan adalah restorasi dan rehabilitasi ekosistem mangrove di pesisir utara Jawa Tengah. Peran mangrove ditengah situasi ini diantaranya sebagai sequestration (mengambil CO2 dari atmosfer) dan storage (menyimpan dan terakumulasi di daun, batang, percabangan). Dipilihnya mangrove sebagai agen yang dapat menyelamatkan bumi, karena 1 pohon mangrove dapat menyimpan karbon dalam jumlah yang besar jika dibandingkan dengan dengan 1 pohon di hutan terestial. Hal ini dibuktikan dengan penanaman mangrove di Kabupaten Demak pada Tahun 2021, secara alami ekosistem mangrove menjadi sabuk pengaman untuk pemukiman di belakangnya.