Headlines »

13/11/2017 – 14:48 |

Semarang, tekim.undip.ac.id – The 24th Regional Symposium on Chemical Engineering (RSCE 2017) will be held on 15-16 November 2017 in Semarang City, Indonesia. The symposium is organized by the Chemical Engineering of Diponegoro University, Indonesia …

Read the full story »
Berita Terbaru
Info Beasiswa
Info Seminar
Info Lowongan Kerja
Prestasi Teknik Kimia
Home » Berita Terbaru, Highlight

Undip Tempati Rangking 47 Dunia sebagai Kampus Berwawasan Lingkungan

Submitted by on 30/01/2014 – 06:06
teknik kimia

Semarang, undip.ac.id – Berdasarkan rangking Greenmatric 2013, Universitas Diponegoro berhasil meraih rangking 47 Dunia dengan lompatan level yang sedemikian cepatnya yaitu dari rangking 160 menjadi 47 Dunia. Untuk Urutan Universitas di Indonesia Undip menempati rangking ke 3 setelah Universitas Indonesia dan IPB. Prof. Sudharto P. Hadi MES, PhD menyampaikan bahwa, “Penetapan rangking ini didasarkan oleh beberapa kategori yang pertama adalah Setting dan Infrastruktur dimana sebuah kampus yang dianggap Green adalah kampus yang memiliki bangunan yang berwawasan lingkungan dengan memperhatikan rasio bangunan dan ruang terbuka, serta ada pengolahan limbah pada laboratorium kampus dan pemanfaatan energi baru dan terbarukan”.

“Perhatian kampus terhadap perubahan iklim juga menjadi kategori dalam penetapan rangking” ujarnya.

“Upaya undip dalam masalah adaptasi terhadap adanya climate change di wujudkan dalam bentuk penanaman pohon yang secara rutin di lakukan setiap hari jumat setelah kegiatan bersepeda dan senam bersama” jelasnya

Lebih lanjut Prof. Dharto menyebutkan bahwa, “kategori penetapan rangking juga meliputi “Waste & Water”, dimana Kampus mempunyai tempat pengolahan sampah yang meliputi 3 R yaitu reduce, reuse dan recycle. Kemudian Water, yaitu dimana kampus memiliki perhatian dan upaya dalam masalah drainase, saat ini untuk masalah drainase upaya Undip adalah dengan membuat sumur resapan dan biopori”.

“kategori penilainya lainya adalah Transportasi Kampus” kata Prof. Dharto, “yaitu dimana jumlah kendaraan yang dimiliki Undip, adanya transportasi dalam kampus serta penggunaan sepeda, shelter sepeda, dan penyediaan jalur sepeda bagi pengendara sepeda”.

Terakhir Prof Dharto juga menjelaskan bahwa kategori penilaiannya meliputi Education yaitu sejauh mana kampus menerapkan materi tentang lingkungan pada kurikulum ajaranya.

Dengan prestasi yang membanggakan ini Prof. Dharto sangat bersyukur dan berharap semoga lompatan yang bagus ini menjadi pendorong warga kampus untuk lebih peduli kepada lingkungan, karena upaya yang telah dilakukan bersama ini tidak sia-sia, dan mudah mudahan warga kampus semakin nyaman dalam bekerja, belajar dan berkarya. Ir

Referensi : Greenmetric UI